PPID DESA LABUAPI Jumat, 25-09-2026
Labuapi, 25 September 2026 – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat bersama Dinas Kesehatan melaksanakan kegiatan Gerakan Pengendalian Gangguan Jiwa dan NAPZA pada Jumat, 25 September 2026. Kegiatan yang dipusatkan di Agrowisata Desa Labuapi tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan jiwa, kesehatan tubuh, serta menjauhi penyalahgunaan narkotika dan zat adiktif.
Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh kader se-Kecamatan Labuapi dan PKK se-Kecamatan Labuapi. Kehadiran para kader dan anggota PKK diharapkan dapat memperkuat peran masyarakat dalam menyampaikan edukasi kesehatan kepada keluarga dan lingkungan masing-masing. Kegiatan juga menjadi ruang bersama untuk meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan secara menyeluruh.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat mendapatkan kesempatan untuk mengikuti cek kesehatan gratis. Pelayanan ini menjadi salah satu bentuk perhatian terhadap pentingnya deteksi dan pemeriksaan kesehatan secara rutin. Dengan melakukan pemeriksaan secara berkala, masyarakat diharapkan dapat lebih mengetahui kondisi kesehatannya dan mengambil langkah yang tepat apabila ditemukan adanya masalah kesehatan.

Dinas Kesehatan Lombok Barat, Ibu Hj. Erni Suryana, S.Si., MM, menyampaikan pentingnya masyarakat membiasakan diri melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin. “Kita harus membiasakan diri untuk rutin melakukan cek kesehatan, menjaga pola hidup sehat, serta menghindari segala sesuatu yang dapat merusak kesehatan. Kesehatan perlu dijaga sejak dini karena mencegah tentu lebih baik daripada mengobati. Mari peduli terhadap kesehatan diri sendiri dan keluarga,” pesannya.
Selain pemeriksaan kesehatan, kegiatan juga memberikan perhatian terhadap kesehatan jiwa. Masyarakat diajak untuk lebih terbuka dalam mengenali kondisi kesehatan jiwa, membangun kepedulian terhadap sesama, serta menciptakan lingkungan yang mendukung bagi setiap orang. Kepedulian keluarga dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mencegah munculnya berbagai persoalan kesehatan jiwa.

Pada kesempatan tersebut, Asisten 2 Kabupaten Lombok Barat, Bapak H. Akhmad Saikhu, SE., MM, juga menyampaikan pentingnya menjauhi NAPZA (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif). Menurutnya, pencegahan penyalahgunaan NAPZA harus dilakukan bersama melalui edukasi, pengawasan, dan kepedulian sejak lingkungan keluarga. “Mari kita bersama-sama menjauhi NAPZA karena dampaknya dapat merusak kesehatan, masa depan, serta kehidupan sosial. Pencegahan harus dimulai dari diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar,” pesannya.
Semangat menjaga kesehatan juga diwujudkan melalui Senam CERIA, yang merupakan singkatan dari Cerdas Mengenali Kesehatan Jiwa, Empati dan Peduli Sesama, Religius dan Berpikir Positif, Inspiratif dalam Berperilaku Sehat, serta Aktif Bergerak. Kegiatan tersebut menjadi sarana untuk mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat sekaligus membangun suasana yang positif dan penuh kebersamaan.

Kepala Desa Labuapi, H. Amanah, S.H., menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut di Agrowisata Desa Labuapi. “Kami sangat bersyukur karena kegiatan yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat bersama Dinas Kesehatan ini dapat dilaksanakan di Agrowisata Desa Labuapi. Kegiatan ini memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya melalui pelayanan cek kesehatan gratis dan Senam CERIA. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus memberikan manfaat dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan,” ungkapnya.
Pemerintah Desa Labuapi berharap kegiatan tersebut dapat menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian masyarakat terhadap kesehatan fisik dan kesehatan jiwa. Masyarakat juga diharapkan semakin sadar untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin, menerapkan pola hidup sehat, aktif bergerak, berpikir positif, serta menjauhkan diri dan keluarga dari penyalahgunaan NAPZA. Melalui kebersamaan antara pemerintah, kader, PKK, tenaga kesehatan, dan masyarakat, upaya mewujudkan masyarakat yang sehat, peduli, dan berkualitas dapat terus diperkuat.